Semakin lama aku semakin susah buat ngerti. Bahkan aku sudah benar2 berusaha.
Awalnya aku tak pernah menangis, lalu kemudian aku berusaha tak menangis, tapi akhirnya aku menangis, hingga sekarang aku lelah menangis.
Apa yang bisa ku lakukan? Banyak pilihan. Tapi aku tak pernah berniat untuk memilih. Kau tau? Semua menyakitkan.
Aku takut meneruskan, tapi aku tak berniat berhenti sedikitpun. Atau sekedar memunculkan niat itu, tak pernah.
Aku berharap semua bisa berjalan sesuai apa yang aku mau. Tapi tak pernah semudah itu. Mau tak mau aku yang mengikuti. Termasuk di dalan hubungan yang sedang kujalani. Semua ku ikuti.
Aku hanya bisa berterimakasih pada Tuhan, karena dia telah mempertemukan aku dengannya. Aku sangat bahagia sampai sampai aku ingin menangis. Aku bersyukur.
Jadi, Apa yang bisa aku lakukan sekarang? "oh, tak ada. Ikuti saja"
Sial!
Tuhan. Boleh aku menangis?
Tuhan, aku rindu padanya. Pada dia yang kucinta. Mengertikah Kau Tuhan?
Tuhan, bolehkah aku berkeluhkesah padaMu?
Aku ingin menangis. AKU INGIN BERTEMU. Fiuh, aku berteriak. Aku lega ... Sedikit.
Kau tau Tuhan? Hampir 1 tahun aku bersamanya. Tapi sekalipun kami belum pernah bertemu. Padahal aku sangat ingin dan berharap. Tak kasiankah Kau padaku Tuhan? Setiap hari tak henti-hentinya aku meminta padaMu. Memohon untuk bertemu. Tak maukah Kau mengabulkan doaku? Atau tak maukah Kau menjadikan kado anniv pertama kami? Atau kado ulang tahunnya?
Oh, aku lupa, dia tak penah menginginkannya, hanya aku yang sangat menginginkan pertemuan. Aku ingin menangis.
Dalam Hidup Selalu Ada Ceritera ...
Kamis, 20 September 2012
Aku tersenyum, tapi bohong
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar