berapa lama kita tak bertemu?
berapa?
selama itukah?
ah itu tak lama ...
lalu harus berapa lama lagi aku menunggu kedatanganmu?
1 bulankah? 2 bulan ? atau 3 bulan? 1 tahun? 3 tahun? atau bahkan 7 tahun?
haha
sabarlah Ghea, semua akan indah pada waktunya. Bukankan janji Tuhan itu nyata? hanya kitamemang tak tahu kapan kita bisa merasakannya.
Bukankah kita akan mendapatkan sesuatu yang kita inginkan atau bahkan lebih jika kita bisa bersabar?
ya, aku tahu. aku hanya takut karena terlalu mencintaimu.
aku hanya takut kehilangan kamu.
aku hanya takut wanita lain di dekatmu merebut hatimu dan aku lebih takut karena aku tak ada di dekatmu utnuk menjaga hatimu.
tapi bukankah dia juga mencintaimu?
entah, memang itu yang aku rasakan, aku yakin padanya. namun aku tak memungkiri, setiap saat rasa curiga itu ada. curiga karena, yah karena aku memang sangat menyayanginya.
aku mengkhawatirkan keadaannya di sana. saat aku tahu dia sakit dan aku tak bisa menemaninya, aku merasa tak berguna.
aku ingin bisa berada di dekatnya kapanpun aku mau.
kalau kata Bondan, "Everything it's Gonna be OK".
well, aku percaya akan kata-kata itu.
seperti aku di sini, aku ingin dia bisa menjaga hatinya seperti aku dengan sekuat tenaga menjaga hatiku sendiri. tapi dia bukan aku, aku tahu. hati seseorang tak bisa dipaksa. apalagi dipaksa untuk cinta.
kalau kata orang cinta itu buta, aku membenarkannya. karena cinta bisa datang kapan saja, dimana saja dan pada siapa saja tak memandang derajat juga usia. itu yang aku takutkan.
aku ercaya dia mencintaiku juga, aku yakin diapun dengan sekuat tenaga berusaha menjaga hatinya untukku.
tapi apa ada jaminannya?
sebenarnya akupun tak menjamin apakah aku bisa menjaga hatiku seterusnya kelak. karena apa yang aku lakukan adalah untuk sekarang. sekarang aku merasa bahwa aku tak akan pernah mencintai laki-laki selain dia. kembali lagi, itu sekarang. aku tak tahu kedepannya akan seperti apa hatiku ini.
aku yakin bisa, hatiku ibaratnya sudah aku tutup pintunya, aku kunci dengan borgol ampuh dari baja dan aku buang jauh2 kuncinya berharap aku tak bisa menemukannya dan tak ada seorangpun yang bisa membuka hatiku dan melihat bahkan emngganti-ganti isinya.
aku tak mau takabur.
selain aku takut jika dia tak bisa menjaga hatinya, aku sendiri juga takut akan kekuatanku untuk menjaga hatiku. tapi ada niat kok.
aku juga tak yakin apakah aku bisa menemukan seseorang seperti dia kelak jika kita memang tak berjodoh.
yah mungkin tidak, mungkin aku bisa mendapatkan seseorang yang lebih baik atau bahkan lebih buruk.
sebenarnya kalau aku boleh memilih, jika aku ditawari lelaki yang lebih baik dalam hal apapun, aku akan tetap memilihmu mungkin hihi
yah, karena aku belum tentu bisa mencintai lelaki itu.
kata orang, "terimalah orang yang benar-berar mencintaimu bukan benar-benar kamu cintai", mungin benar. tapi entah, aku tak pernah setuju akan kaa-kata itu,.
aku tak rela kau menjadi milik orang lain.
cinta tak harus memiliki? ah itu pada jaman batu.
kalau cinta ya harus dikejar dong. itulah aku sekarang. bedanya aku sudah mendapatkan cintaku, tinggal bagaimana aku mempertahankannya.
ini terlalu sulit, ketika jarak yang menjadi pemisah.
JAUH ITU INDAH, benarkah?
yah setidaknya seperti itulah yang aku rasakan sekarang.
menurutku, INDAH itu bukan hanya karena semua isinya kebahagiian, tapi ketika 'berwarna'
ada kelabu, hitam, kuning, ping, dan warna lain yang dipadukan jadi satu. ibaratnya kita sedang menggamvbar, apakah jika di atas kertas ada sebuah gambar yang bagus tapi tak berwarna, hanya putih warna kertas itu saja. bagus memang, tapi apakah terlihat indah?
bagaiman jika di atas gambar itu diberi sentuhan warna-warna dan dipadukan. pasti akan trlihat lebih bagus dan tentu saja indah.
seperti itulah Jauh, seperti itulah kita.
aku bahagia bersamamu, sungguh.
dan aku berharap kita akan tetap seperti ini, melengkapi satu sama lain, mengingatkan satu sama lain, berbagi cerita dan pengalaman selamanya. aku ingin ...
aku sayang kamu, aku mencintaimu. sungguh tak pernah sedikitpun aku membohongimu,.
aku benar benar sangan menjaga hubungan ini, aku tak mau bertindak bodoh dan menghancurkan apa yang sudah aa dan indah ini.
aku berharap, sangat berharap kamu juga bisa seperti iu. sanggupkah?
aku tak meminta lebih, aku hanya ingin kau menjaga hatimu. dan menjaga kepercayaanku, sudah cukup.
Terimakasih akan cintamu dan semua yang udah kamu lakukan sayang,
aku tak mau kisah kisa berakhir Happy Ending ataupun Sad ending, karena kisah kita mmang tak akan pernah berakhir :)
your My the best Longdistance Relationship, I Love You ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar